Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124


Pompa sentrifugal adalah mesin yang sangat andal, tetapi pengoperasiannya memerlukan prosedur yang ketat untuk mencegah kerusakan serius seperti cavitation. Mengoperasikan pompa sentrifugal dengan benar melibatkan tahapan pemeriksaan sebelum start-up, prosedur start-up yang tepat, dan pengawasan berkelanjutan. Pengoperasian yang salah dapat menyebabkan kegagalan segel (seal) dan bantalan (bearing). Hal ini dapat berujung pada downtime yang sangat mahal. Menguasai prosedur operasi adalah bagian integral dari keandalan aset. Kita harus melihat operasi pompa sentrifugal sebagai keterampilan teknis yang membutuhkan kedisiplinan tinggi.
Penguasaan prosedur pengoperasian pompa sentrifugal yang benar adalah kunci untuk mencegah kerusakan impeller akibat cavitation, memastikan flow rate yang stabil, dan memperpanjang umur komponen vital pompa. Kita harus mampu melakukan priming dengan benar dan memantau parameter tekanan serta vibrasi. Prosedur yang disiplin menjamin bahwa pompa beroperasi pada operating envelope yang aman. Bagi para profesional baik plant operator, maintenance technician, supervisor, atau process engineer, memahami cara mengoperasikan pompa sentrifugal adalah prasyarat untuk menjaga efisiensi produksi, menghindari kegagalan mendadak, dan mendukung sistem manajemen keselamatan operasional. Mari kita telaah tiga tahapan utama dalam siklus operasi pompa sentrifugal.
Pengoperasian pompa sentrifugal adalah sebuah siklus yang terbagi menjadi persiapan, start-up, dan pengawasan. Setiap tahapan memiliki langkah kritis yang harus diikuti secara berurutan. Berikut adalah tiga pilar yang harus kita kuasai:
Sebelum tombol start ditekan, serangkaian pemeriksaan harus dilakukan. Tujuannya adalah untuk memastikan pompa siap menerima beban dan terhindar dari kondisi kering (dry running).
Inspeksi Level Pelumas: Memastikan level oli di dalam rumah bantalan (bearing housing) berada pada batas yang benar.
Pemeriksaan Segel (Seal): Memastikan sistem flushing atau pendinginan segel (seal) berfungsi. Pengecekan ini untuk mechanical seal atau gland packing sudah disetel dengan benar.
Priming: Pompa sentrifugal harus terisi penuh dengan fluida yang dipompa sebelum dihidupkan (priming). Ini dilakukan dengan membuka ventilasi udara (vent valve) untuk mengeluarkan udara.
Katup (Valve) Posisi: Memastikan katup suction terbuka penuh. Katup discharge umumnya ditutup sebagian atau penuh saat start-up. Priming adalah langkah terpenting untuk mencegah dry running dan cavitation awal yang merusak. Kita harus memastikan semua udara telah keluar dari casing.
Proses penghidupan pompa harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap. Hal ini untuk mengelola lonjakan arus dan tekanan.
Menghidupkan Motor: Nyalakan motor pompa. Segera amati arah rotasi motor untuk memastikan sudah benar.
Memantau Arus dan Vibrasi: Perhatikan segera pembacaan arus motor dan tingkat getaran. Keduanya harus kembali ke nilai normal dengan cepat.
Membuka Katup Discharge: Setelah pompa mencapai kecepatan penuh (full speed), katup discharge dibuka perlahan. Ini dilakukan untuk menyesuaikan flow rate ke titik operasi yang diinginkan.
Verifikasi Tekanan: Periksa pressure gauge pada sisi discharge dan suction. Pembacaan harus sesuai dengan kondisi flow rate saat ini. Pembukaan katup discharge yang bertahap mencegah water hammer dan lonjakan tekanan sistem. Kita harus menghindari operasi pada aliran nol (dead head).
Setelah beroperasi, pompa harus diawasi secara teratur. Hal ini untuk mendeteksi penyimpangan kondisi dari normal.
Pemantauan Parameter: Secara berkala mencatat suhu bantalan, suhu segel, tingkat vibrasi, dan pembacaan tekanan.
Mengenali Anomali: Waspadai kenaikan vibrasi, kebisingan abnormal (*suara gravel sering mengindikasikan cavitation), atau suhu yang melonjak.
Prosedur Shut-down: Untuk mematikan pompa, katup discharge harus ditutup sepenuhnya. Kemudian, matikan motor. Ini melindungi pompa dari aliran balik. Pengawasan yang disiplin memungkinkan kita mendeteksi masalah lebih awal. Kita harus segera menyelidiki setiap anomali yang terjadi.
Cavitation adalah ancaman utama. Selama operasi, pastikan tekanan pada suction tidak turun di bawah batas Net Positive Suction Head Required (NPSHr) pompa. Menjaga ketinggian fluida suction dan meminimalkan kerugian gesekan di pipa suction sangat krusial. Oleh karena itu, setiap operator harus memahami konsep NPSH.
Menguasai teknik penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Centrifugal Pump Operational Checklist and Troubleshooting Guide sangatlah esensial. Pahami cara efektif menyusun Standard Operating Procedure (SOP) System Response to Low NPSH Alarm. Kembangkan skill problem solving yang melibatkan masalah menganalisis pompa yang bergetar hebat saat katup discharge ditutup penuh (shut-off head) selama proses start-up. Skill ini diperlukan untuk meningkatkan daya saing profesional di bidang plant operation, fluid mechanics, dan industrial maintenance. Selanjutnya, Anda dapat mengawali langkah nyata untuk memperdalam pemahaman teknis ini melalui program pelatihan Safe Centrifugal Pump Operation dan Pump Troubleshooting & Diagnostics. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pengembangan di bidang Operasi Pompa Sentrifugal, Pencegahan Cavitation, dan Manajemen Aset Mesin Putar yang relevan dengan kebutuhan karir saat ini, silakan hubungi 085166437761 (SAKA) atau 082133272164 (ISTI).